Sekolah Legislatif Dulu, Sebelum Jadi Legislator Sungguhan

03 Desember 2021 19:37
Sekolah Legislatif Dulu, Sebelum  Jadi Legislator Sungguhan
Oleh Intan Pratiwi

Senat Mahasiswa Institut (SEMA I) melaksanakan kegiatan Sekolah Legislatif (SL) di kampus INSURI Ponorogo lantai Tiga gedung E, tepat di timur masjid INSURI Ponorogo, kegiatan Sekolah Legislatif telah dilaksanakan  pada hari Jum’at 26 November 2021 pukul 07:15 sampai dengan selesai.

Acara berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir, hanya saja terjadi keterlambatan sekitar lima belas menit diawal pembukaan, sehingga pembukaan yang sebelumnya dijadwalkan pukul jam 07.00 menjadi 07.15, ditengah-tengah pergantian materi tindak pidana korupsi terjadi turun hujan yang sangat lebat, walaupun begitu tidak membuat semangat para peserta menjadi berkurang karena materi tindak pidana korupsi tetap disampaikan dan pemateri juga datang tepat waktu.

Kegiatan Sekolah Legislatif ini, diketuai oleh Afiyat Cahya Budi Eka Putra, pada saat pelaksanaan ketua panitia tidak bisa hadir dikarenakan sedang ada kegiatan PPL yang tidak bisa ditinggal, karenanya sambutan yang pertama disampaikan Puput Saputra selaku ketua umum SEMA I, dan sambutan yang kedua oleh M. H. Suyudi selaku rektor Insuri Ponorogo. Kegiatan Sekolah Legislatif ini bertemakan “Membentuk Legislator Mahasiswa Yang Berintegritas, Berintelektual, Untuk Kemajuan Trias Politika kampus”. Dan diikuti oleh seluruh Ormawa kampus dengan ketentuan 2 delegasi per- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta 4 delegasi per-Dema Fakultas, jumlah peserta yang mendaftar sekolah legislatif  keseluruhan 41, namun ketika hari pelaksanaan hanya terdapat 35 peserta yang hadir, dan sejumlah 6 peserta tidak hadir tanpa memberi keterangan yang jelas.

Adapun materi yang diberikan kepada peserta antara lain tentang Tindak Pidana Korupsi dengan pemateri yaitu Bapak Zanuar Irkham, Media Sebagai Alat Kontrol Kebijakan Publik dengan pemateri yaitu Murdianto, Kelegislatifan dengan pemateri yaitu Agus Setyawan, Legal Drafting dengan pemateri yaitu Mukridon Romdloni, Pesidangan dengan pemateri yaitu Saudi dan materi FL2MI dengan pemateri yaitu Muhammad  Nur Muhibbudin.

 “Sekolah Legislatif tahun ini agak sedikit berbeda dengan tahun lalu, dari segi materinya dulu hanya terdapat 5 materi sekarang terdapat 6 materi, sekolah legislatif ini menambah wawasan baru bagi semester 1 sampai semester 3 khususnya Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Dakwah, namun jika dari Fakultas Syariah  sekolah legislatif ini masih berkaitan dengan hukum, hal yang paling menarik bagi saya yaitu materi tindak pidana korupsi dengan pemateri yaitu Zanuar Irkham, dari kejaksaan negeri Ponorogo” Ungkap Ulfiana Rofiqoh peserta Sekolah Legislatif semester 5 dari Pogram Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariyah (HES).

 “Untuk kegiatan Sekolah Legislatif tahun ini cukup bagus, namun akan menjadi poin tambahan tersendiri jika setelah pemateri menyampaikan materi kemudian diadakan praktik lapangan menganalisa secara langsung” Ungkap Evi Nurziah Peserta Sekolah Legislatif dari Prodi HES.

Hal ini bisa dijadikan bahan evaluasi bagi panitia kegiatan Sekolah Kegislatif tahun ini dan semoga bisa dijadikan pijakkan agar kepengurusan SEMA I tahun yang akan datang menjadi lebih baik lagi.