Orientasi Seni Budaya

10 November 2021 16:05
Orientasi Seni Budaya
Oleh Istiqomah

Ponorogo (10/11) Unit kegiatan mahasiswa( UKM) seni budaya (SEIBA) telah menggelar kegiatan orientasi seni budaya (ORSEIBA) pada sabtu 16 /11/ 2021, acara tersebut diselengarakan di Gedung D Kampus Institut Sunan Giri Ponorogo (INSURI), acara tersebut dibuka  sekitar pukul 09.00 WIB dengan Mengusung Tema “Togetherness in diversity demi mewujudkan generasi baru yang kreatif dan inovatif”,

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan dan juga Pembacaa ayat suci Al Quran.Acara tersebut dibuka dengan sambutan oleh Pembina SEIBA, “masa orientasi ini bukan hanya sebatas peerimaan saja, tapi juga ajang untuk menumbuhkan pengetahuan dan meeningkatkan jiwa yang lebih kreatif”.  Jelas Teguh Ansori selaku Pembina  UKM SEIBA

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh ketua umum UKM SEIBA. Ia memaparkan maksud mengususng tema diatas serta tujan diadakannya kegiataan tersebut“Maksud dari tema ini secara garis besar yaitu bergotong royong  dari berbagai golongan dan etnis dengan tujuan membangun jiwa yag gemar berinovasi dan membuat karya dengan kreatifitas. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini yaitu meregenerasi kader seni budaya serta meningkatkan kualitas anggota agar berwawasan budaya” Terang Ahmad Assobur

Selain sambutan, ahmad juga menjelaskan runtutan kegiatan selama dua hari kedepan dan juga siapa saja yang terlibat dalam acara tersebut. “Acara dilaksnakan di gedung D untuk kegiatan materi, dan air terjun coban lawe untuk kegiatan baiat. Acara ini dihadiri seluruh panitia dari semester 3 dan 5 serta didampingi alumni, sedangkan untuk peserta terdiri dari semester 1 dan 3. Selain panitia dan peserta, acara ini juga dihadiri oleh Pembina UKM SEIBA yaitu bapak Teguh Ansori, yang menjabat sebagai pembina UKM SEIBA sejak awal tahun 2021 sekaligus dosen di fakultas dakwah.” Tambahnya.

Selama kegiatan terdapat beberapa kendala yang dialami panitia dalam pelaksanaan kegiatan tersebut “ dalam kegiatan ini menurut saya terdapat kendala seperti kemoloran waktu, kurangnya antusiasme peserta, serta kurangnya kesadaran panitia untuk berpartisipasi maksimal terhadap kegiatan yang sudah menginjak hari  H.” Jelas Rohmatin selaku panitia pelaksana.

Hal senada juga disampaikan Ahmad bahwasannya acara tersebut belum sepenuhnya memenuhi harapan. Sehingga acara dirasa kurang maksimal dan kurang sesuai dengan ekspektasi awal “menurut saya, kegiatan tersebut kurang maksimal dikarenakan beberapa hal. Seperti mengaretnya waktu, serta keterlambatan pemateri”. Imbuhnya

Acara ini ditutup deengan selesinya pembaiatan di air terjuan coban lawe sekitar pukul 15.00 WIB.