INSURI Ponorogo Tegaskan Komitmen Ciptakan Kampus Aman Melalui Gerakan Stop Bullying dan Anti Kekerasan

21 Juli 2026 14:45
INSURI Ponorogo Tegaskan Komitmen Ciptakan Kampus Aman Melalui Gerakan Stop Bullying dan Anti Kekerasan
Oleh Admisi INSURI

INSURI - Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun kekerasan. Melalui kampanye edukatif bertajuk "Stop Bullying", INSURI mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Bullying bukan sekadar tindakan bercanda yang berlebihan, tetapi merupakan perilaku yang dilakukan secara sengaja dan berulang untuk menyakiti, mengintimidasi, atau menekan seseorang, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Perilaku tersebut umumnya terjadi karena adanya ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban, sehingga dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap kesehatan mental maupun perkembangan akademik korban.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengusung semangat Leadership University, INSURI Ponorogo memandang bahwa lingkungan belajar yang kondusif merupakan fondasi utama dalam mencetak lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan perundungan dan kekerasan tidak memiliki tempat di lingkungan kampus.

Bullying dapat memberikan berbagai dampak negatif, di antaranya gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi. Selain itu, korban juga berpotensi mengalami penurunan rasa percaya diri yang berpengaruh pada kemampuan berinteraksi sosial maupun pengembangan diri. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menyebabkan menurunnya prestasi akademik, produktivitas, serta kualitas kehidupan mahasiswa.

Untuk itu, INSURI Ponorogo mengajak seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun seluruh warga kampus agar berperan aktif dalam mencegah terjadinya bullying dan kekerasan melalui langkah-langkah sederhana namun bermakna. Setiap warga kampus diharapkan berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan kepada pihak yang berwenang, menumbuhkan sikap empati dan saling menghargai, memberikan dukungan kepada korban agar tidak merasa sendirian, serta menegur pelaku secara bijaksana apabila situasi memungkinkan.

Lebih dari itu, menciptakan lingkungan kampus yang positif merupakan tanggung jawab bersama. Budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga etika komunikasi, dan membangun hubungan yang sehat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana akademik yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.

Melalui kampanye Stop Bullying dan Anti Kekerasan, INSURI Ponorogo berharap setiap mahasiswa dapat belajar, berkembang, dan berprestasi tanpa rasa takut maupun tekanan dari pihak mana pun. Kampus bukan hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk bertumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, toleran, dan mampu menghargai sesama.

Mari bersama wujudkan INSURI Ponorogo sebagai kampus yang ramah, aman, inklusif, dan bebas dari bullying serta segala bentuk kekerasan. Karena kepedulian kita hari ini akan menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik untuk masa depan.