INSURI Ponorogo Serahkan Mahasiswa KPM ke Kecamatan Sampung, Siapkan Agen Pengabdian yang Berdampak bagi Masyarakat

15 Juli 2026 14:43
INSURI Ponorogo Serahkan Mahasiswa KPM ke Kecamatan Sampung, Siapkan Agen Pengabdian yang Berdampak bagi Masyarakat
Oleh Admisi INSURI

INSURINEWS – Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri (INSURI) Ponorogo secara resmi menyerahkan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tahun 2026 kepada Pemerintah Kecamatan Sampung, Selasa (14/7/2026). Penyerahan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.

Prosesi penyerahan dihadiri Rektor dan jajaran pimpinan INSURI Ponorogo, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Camat Sampung beserta Forkopimcam, serta mahasiswa peserta KPM.

Kepala LP2M INSURI Ponorogo, Dr. Tamrin Fatoni, M.Pd.I, menjelaskan bahwa KPM merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Setelah menempuh enam semester pembelajaran di kelas, mahasiswa kini dituntut menerapkan kompetensi akademik dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

"KPM menjadi ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan KPM tahun 2026 terdiri atas empat klaster, yaitu KPM Internasional, KPM Nasional, KPM Kolaborasi dan KPM Rekognisi. Khusus di Kecamatan Sampung, sebanyak 60 mahasiswa ditempatkan dalam enam kelompok yang tersebar di empat desa dengan pendampingan intensif dari Dosen Pembimbing Lapangan agar seluruh program berjalan secara terarah dan terukur.

Rektor INSURI Ponorogo, Dr. M. Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I menitipkan mahasiswa kepada Pemerintah Kecamatan Sampung sekaligus berharap kehadiran mereka menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.

"Semoga kehadiran mahasiswa kami menjadi kebermanfaatan bagi INSURI maupun masyarakat Kecamatan Sampung," tuturnya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa menjadikan pengabdian sebagai media untuk meneladani Rasulullah SAW. melalui sikap santun dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

"Sebarkanlah salam kepada orang yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Khususnya ketika berada di desa, sapalah masyarakat dengan ramah. Jadikan itu sebagai bagian dari ittiba' Rasul sehingga kehadiran mahasiswa membawa kedamaian dan kebermanfaatan," pesannya.

Selain itu, Rektor mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater melalui perilaku yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan keislaman selama menjalankan KPM.

Pemerintah Kecamatan Sampung menyambut baik kehadiran mahasiswa INSURI dan berharap berbagai program yang dijalankan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah.

Melalui KPM 2026, INSURI Ponorogo menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.