INSURI Ponorogo Perkuat Sinergi Tri Dharma melalui MoU dengan Pemkab Lombok Utara
INSURINEWS — Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo kembali meneguhkan komitmennya dalam penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Hallroom Hotel Platinum Surabaya.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis akademik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor INSURI Ponorogo, Dr. M. Asvin Abdur Rohman, didampingi jajaran Wakil Rektor serta Direktur Pascasarjana. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, turut hadir Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, M.H., beserta Kepala Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya, Rektor INSURI Ponorogo menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas jejaring kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. “Sinergi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa Lombok Utara membutuhkan dukungan akademik untuk memperkuat sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kerja sama ini kami harapkan berlanjut pada implementasi program yang konkret dan berkesinambungan. Kehadiran INSURI Ponorogo sebagai mitra strategis akan sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas SDM, khususnya di bidang pendidikan dan penguatan kapasitas masyarakat berbasis keilmuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa sinergi ini membuka peluang bagi pengembangan riset yang dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan di daerah, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan program berbasis kearifan lokal.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai program kolaboratif seperti pelatihan, pendampingan masyarakat, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan mampu menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.