INSURI Ponorogo Gelar Sosialisasi Kesehatan dan Perlindungan Mahasiswa Bersama RSU Muslimat Ponorogo dan BPJS Kesehatan
Ponorogo – Institut Sunan Giri (INSURI) Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi
Kesehatan dan Perlindungan Mahasiswa pada 6 September 2025 sebagai bentuk komitmen
perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan perlindungan bagi seluruh
mahasiswa. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) antara
INSURI Ponorogo dengan RSU Muslimat Ponorogo serta BPJS Kesehatan dalam memperkuat
sinergi pelayanan kesehatan di lingkungan kampus.
Acara yang dihadiri oleh pimpinan institut, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa
tersebut menghadirkan narasumber dari RSU Muslimat Ponorogo dan BPJS Kesehatan. Materi
yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, pemanfaatan layanan
kesehatan, prosedur kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga upaya perlindungan kesehatan bagi
mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.
Wakil Rektor I INSURI Ponorogo, Dr. Jauhan Budiwan, M.Ag, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan
keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan. Oleh karena itu, perguruan tinggi tidak
hanya berkewajiban memberikan layanan akademik yang berkualitas, tetapi juga memastikan
mahasiswa memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang memadai."Kerja sama antara INSURI Ponorogo, RSU Muslimat Ponorogo, dan BPJS Kesehatan merupakan
langkah strategis untuk menghadirkan sistem perlindungan kesehatan yang lebih baik bagi
mahasiswa. Kami berharap seluruh mahasiswa memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan
sekaligus memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta jaminan kesehatan. Kampus yang
unggul harus didukung oleh sivitas akademika yang sehat, produktif, dan terlindungi," ujar Dr.
Jauhan Budiwan, M.Ag.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa implementasi MoU ini tidak berhenti pada kegiatan
sosialisasi semata, tetapi akan diwujudkan dalam berbagai program kolaboratif, seperti edukasi
kesehatan, pemeriksaan kesehatan berkala, layanan konsultasi, hingga kegiatan promotif dan
preventif yang melibatkan mahasiswa secara aktif.
Perwakilan RSU Muslimat Ponorogo menjelaskan berbagai layanan kesehatan yang dapat
dimanfaatkan oleh mahasiswa, termasuk pelayanan rawat jalan, pemeriksaan kesehatan, serta
edukasi mengenai pola hidup sehat. Sementara itu, narasumber dari BPJS Kesehatan memberikan
penjelasan mengenai manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mekanisme pelayanan
berjenjang, serta pentingnya kepesertaan aktif agar mahasiswa memperoleh perlindungan
kesehatan secara optimal.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait
prosedur pelayanan kesehatan, penggunaan aplikasi layanan BPJS, hingga mekanisme rujukan ke
fasilitas kesehatan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta diajak untuk menjadikan pola hidup sehat
sebagai bagian dari budaya akademik serta memanfaatkan fasilitas kesehatan secara bijaksana.
Melalui kegiatan ini, INSURI Ponorogo menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kampus
yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kesehatan,
keselamatan, dan kesejahteraan mahasiswa melalui kemitraan yang berkelanjutan dengan RSU
Muslimat Ponorogo dan BPJS Kesehatan.