INSURI Jadi Rujukan, Balitbang Kemenag Dalami Manajemen OJS
Insurinews - Balitbang Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melakukan kunjungan ke Institut Sunan Giri (INSURI) Ponorogo dalam rangka mempelajari manajemen tata kelola Open Journal System (OJS), Selasa, 21 April 2026, untuk lebih profesional, transparan, dan berdaya saing global.
Rombongan Balitbang Kemenag RI yang terdiri dari empat orang tersebut disambut langsung oleh Wakil Rektor III INSURI, Dr. Arik Dwijayanto, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Tamrin Fathoni, serta segenap tim editor yang tergabung dalam Omah Jurnal Sunan Giri Ponorogo. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban di lingkungan kampus INSURI.
Dalam sambutannya, Dr. Arik Dwijayanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Balitbang Kemenag RI yang memilih INSURI sebagai lokasi studi pengelolaan OJS. Ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola jurnal ilmiah merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas akademik perguruan tinggi. “Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga apa yang telah kami kembangkan di INSURI, khususnya dalam pengelolaan OJS, dapat memberikan manfaat dan inspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LP2M Tamrin Fathoni menjelaskan bahwa Omah Jurnal Sunan Giri menjadi pusat pengelolaan jurnal di INSURI yang mengintegrasikan berbagai proses mulai dari submission, review, hingga publikasi. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga standar kualitas artikel, penerapan peer review yang ketat, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung efisiensi pengelolaan jurnal.
Dalam sesi diskusi, tim editor Omah Jurnal Sunan Giri memaparkan secara rinci praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan OJS. Beberapa aspek yang dibahas antara lain manajemen editorial, strategi peningkatan indeksasi jurnal, pengelolaan reviewer, journal budgeting hingga penerapan etika publikasi ilmiah. Selain itu, juga dipaparkan strategi dalam meningkatkan visibilitas jurnal melalui pengindeks nasional maupun internasional.
Perwakilan Balitbang Kemenag RI menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggali pengalaman langsung dari institusi yang telah berhasil mengelola OJS secara baik dan berkelanjutan. Mereka menilai INSURI memiliki sistem yang terstruktur serta tim yang solid dalam mengelola jurnal ilmiah. “Kami melihat adanya komitmen kuat dari INSURI dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang berkualitas. Ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami,” ungkap salah satu anggota rombongan.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi praktik penggunaan OJS, di mana peserta diajak untuk memahami alur kerja sistem secara langsung, mulai dari proses pengunggahan artikel hingga tahap penerbitan. Interaksi yang intens antara kedua pihak menunjukkan tingginya antusiasme dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Balitbang Kemenag RI dan INSURI dalam pengembangan jurnal ilmiah ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan mutu publikasi ilmiah di lingkungan Kementerian Agama, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.